Rabu nya, sekitar jam 4 Eva ke rumah dan kebetulan gue nya lagi gak ada. Tapi sekitar setengah 5 gue udah pulang. Dan Eva nuggu gue. Eva bilang kalau Eva sms gue tapi gak kekirim. Jelas enggak, karena gue matiin HP nya. Gue agak ngerasa bersalah juga haha karena gue lupa kalau kita mau nonton rabu ini. Gue pun buru-buru mandi and then ganti pakaian.
Selesai mandi Eva bilang "Pakai baju yang bagus ya, terus yang cantik."
Gue merasa ada yang aneh tuh. Karena biasanya Eva gak masalah kalau gue pergi kemana-mana pakai baju tidur. Gue sih gak tanya apa-apa, gue cuma melakukan apa yang dipinta. Gue pakai kaos putih terus jeans hitam.
"Nanti ada Alfa sama Charlie." Kata Eva pas gue udah pakai baju.
"Yaudah gue ganti baju, gue gak ikut. Gak enak sama kalian."
"Ih udah ayo! Kenapa sih lu?"
Jujur gue gak mau ikut karena ada permainan dari gue dan temen gue yang harus gue jalanin. Yaitu gak berkomunikasi ataupun berbicara dengan Charlie. BB aja gak gue pakai supaya gak komunikasi sama dia, Iphone aja gue pinjemin ke orang. Yang ada cuma Mimi hp kesayangan gue, itu pun gue tinggal-tinggal mulu.
Terus gue juga masih takut sama kejadian pas jam pelajaran ke 5 kalau gak salah. Gue liat wajah marah Charlie. Dan itu bener-bener bikin gue takut, dia gak terlihat seperti dia. Dia ketok pintu sekali terus buka pintu terus membanting pintu. Gue kaget pas dia banting pintu haha
Well waktu ketemu mereka, gue agak canggung untuk memulai percakapan bahkan mengobrol. Jadi gue asik dengan dunia kanak-kanak gue. Kaya ngajak Eva main ke tempat bermain anak kecil, naik dengan eskalator turun, turun dengan eskalator naik dan sebagainya. Terus gue juga berimajinasi bahwa disetiap toko-toko ada penjaga yang mengawasi kita. Karena kita adalah bangsawan yang sedang menjalankan sebuah misi dan bla bla bla
Selama menunggu teater 1 dibuka, kami duduk di bangku yang ada di sepanjang koridor. Lalu gue ngerasa haus dan akhirnya memutuskan untuk membeli hophop. Eva minta ikut padahal gue bisa pergi sendiri. Karena gue ngerasa gak enak sama Alfa dan Charlie, jadi gue bilang ke Eva untuk tetap bersama mereka dan gue pergi sendiri. Tapi Eva tetep ikut, yasudahlah tidak apa.
Di film "Thor" ada adegan kissing, terus kalau gak salah Eva bilang sesuatu tapi gue gak denger haha selesai noton kami mengantar Eva ke Scoop, kalau gue sih jujur aja laper. Pulangnya kita ngelawatin jalan yang sepi untuk keluar mall. Terus Charlie bilang nanti ada Zombie. Dalam hati gue, gue bilang "dia juga zombie". Yeah I call him "Zombie" karena dia putih banget. And I really love his eyes.
Gue seneng dengan kejadian tadi malam. Agak membosankan sih karena gue cuma bisa ketawa, berimajinasi, ngomong yang gak jelas dan melakukan hal-hal aneh. Tapi bagian yang gue suka, gue sama dia pakai baju yang warna nya sama. Bagian uniknya gue sama dia cuma memiliki sedikit convo. Contoh nya "Udah gue aja yang bawa mantel nya." kata gue dan dia jawab "Udah biar disini aja". Terus contoh yang lain, gue ngomong ke mereka "Gue beli hophop." terus dia bilang "Kan gak boleh dibawa masuk.". Ya gue juga tau, maksudnya gue minum disana terus masuk kedalem lagi.
Hanya satu kalimat satu kalimat satu kalimat satu kalimat haha tapi gue ngerasa itu cukup kok dari pada gak ngomong sama sekali.
Charlie itu Hero.
Hero itu charlie hotel romeo india september tango india alfa nico
Charlie itu Hero.
Hero itu charlie hotel romeo india september tango india alfa nico