Kamis, 17 Oktober 2013

An Accident

Haha ini kali pertama gue bawa motor tapi jatoh. Tapi ini bukan kecelakaan pertama, melainkan kedua. waktu itu gue pernah kecelakaan sampai tulang kaki gue patah dan tulang kecil tangan kiri gue geser. Pas itu gue masih SD, gue digonceng ko Marcel.

Kamis, 17 Oktober 2013
Waktu hari rabu gue bilang sama Anne kalau gue lagi mau istirahat, bisa dikatakan tidur selamanya. Lalu Anne menasehati.
Malamnya gue bilang sama kakak  kalau besok gue mau terlambat aja. Tiba-tiba dapet pesan dari kakak gue yang cowok, dia nanya kabar gue katanya dia kepikiran terus.

Kamisnya, pas gue manasin my golden haha mama menghampiri and then she kissed my cheeks and lips at the same time she said "be careful".
Gue berangkat dari rumah jam 6 pagi karena gue tau gue kepagian gue pun jalan pelan-pelan, dibawah rata-rata. Di jalan gue udah ada firasat gak enak. Dan ternyata pas di depan SB gue ketabrak motor yang ada di depan. Gue pun jatuh ahaha terus ada petugas keamanaan berbondong-bondong menghampiri. Menyuruh kami untuk ke pos yang ada di sebrang sana.

Dengan darah di kedua lutut dan tangan, gue membawa my golden. Terasa perih tapi gue memaksakan diri untuk membawa dia. Sesampainya di pos, gue menelpon mama. Pas itu kaki gue udah mulai gak bisa digerakin. Orang yang jatuh yang menabrak gue dari depan terlihat kesakitan. Dia menangis. Menjijikan! Padahal dia cowok! Lagi pula dia juga cuma keseleo aja. Gue aja yang lecet-lecet parah badannya gak nangis.

Gue menjelaskan tragedi tadi tapi tetep aja gue yang disalahkan. Karena gue bodo amat, dengan sombong gue bilang
"Tinggal bilang aja butuh berapa? Gue ganti!"
Kemudian mama datang, cowok itu dimasukan kedalam mobil mama dan dibawa ke tempat pijat. Dan orang yang mengurus dia bilang kalau dia cuma keseleo! Ihh jijik! Kemudian dia bilang soal motor dia yang hancur. Apa yang hancur coba? Lagi-lagi gue ngomong dengan nada sombong pada dia menanyakan ia butuh berapa.

Sorry gue gak bermaksud mau sombong atau apa. Gue gak suka sama orang yang seperti itu, orang yang menuntut banyak! Padahal yang salah kan dia! Dengan tampang dia yang melas, orang keamanan itu membela dia. Dan gue yang bermuka jutek dan angkuh cuma bilang "Saya akan bertanggung jawab."

Sebelum kejadian ini keluarga gue udah ada firasat. Jadi nyokap gue gak terlalu kelihatan panik.

Selesai mengantar dia ke tempat pijat, gue kembali ke sekolah. I'm titanium! sesakit apapun kaki gue, gue tetep ke sekolah karena ada 2 mata pelajaran yang pada hari itu ulangan. Gue memaksakan diri untuk tetap masuk ya karena ada ulangan. Tapi ternyata kedua ulangan tidak terlaksana. Yang pertama gurunya gak masuk dan yang kedua gurunya lupa kalau ulangan. Geregetan hahaha but it's okay.

Sepulang sekolah gue karoke bersama ade kelas. Disana gue menyanyikan 2 lagu yang memang khusus untuk seseorang, selebihnya gue hanya menyanyikan lagu yang sudah ditambahkan mereka ke playlist. Mereka care banget and I really love them. Sehabis karoke kami pergi membeli minuman dan makanan.

Malamnya gue ngerasa pegal-pegal dan susah nafas. Rasanya gue mau menceritakan kejadian tadi ke seseorang. Karena dengan gue bercerita ke dia, gue akan merasa lebih baik haha setidaknya gue bisa tidur. Awalnya gue nanya dia sakit apa. Setelah tau, gue pun mulai menceritakan tentang kejadian itu. Dia nanya kapan dan dimana kejadian berlangsung dan kenapa bisa terjadi. Gue menjelaskan sedetail mungkin. Setelah selesai bercerita gue merasa lebih baik hahaha

Well, kalau kalian merasa kurang baik atau dalam sebuah masalah, kalian bisa ceritakan kepada seseorang yang menurut kalian dengan bercerita pada nya kalian akan membaik. Jangan dipendam. Sejauh apapun jarak kalian, sesulit apapun untuk berkomunikasi, usahakan lah... Kalian akan membaik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar